Narkoba itu singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Istilah lainnya adalah Napza, singkatan dari narkotika, psikotropika, dan zat adiktif. Mengacu pada kelompok senyawa yang umumnya memiliki risiko kecanduan bagi penggunanya.
Menurut pakar kesehatan, narkoba sebenarnya adalah senyawa-senyawa psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioperasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Namun, kini narkoba disalahgunakan akibat pemakaian di luar fungsi dan dosis yang semestinya.
Lalu, apa dampak dan gejala pengguna narkoba?
- Dampak narkoba terhadap fisik
- Berat badannya akan turun secara drastis.
- Matanya akan terlihat cekung dan merah.
- Mukanya pucat.
- Bibirnya menjadi kehitam-hitaman.
- Tangannya dipenuhi bintik-bintik merah.
- Buang air besar dan kecil kurang lancar.
- Sembelit atau sakit perut tanpa alasan yang jelas.
- Dampak narkoba terhadap emosi
- Sangat sensitif dan mudah bosan.
- Jika ditegur atau dimarahi, pemakai akan menunjukkan sikap membangkang.
- Emosinya tidak stabil.
- Kehilangan nafsu makan.
- Dampak narkoba terhadap perilaku
- malas
- sering melupakan tanggung jawab
- jarang mengerjakan tugas-tugas rutinnya
- menunjukan sikap tidak peduli
- menjauh dari keluarga
- mencuri uang di rumah, sekolah, ataupun tempat pekerjaan
- menggadaikan barang-barang berharga di rumah
- sering menyendiri
- menghabiskan waktu ditempat-tempat sepi dan gelap, seperti di kamar tidur, kloset, gudang, atau kamar mandi
- takut akan air
- batuk dan pilek berkepanjangan
- bersikap manipulatif
- sering berbohong dan ingkar janji dengan berbagai macam alasan
- sering menguap
- mengaluarkan keringat berlebihan
- sering mengalami mimpi buruk
- Mengalami nyeri kepala
- Mengalami nyeri/ngilu di sendi-sendi tubuhnya
Simpelnya, seperti itulah narkoba. Ingat ya, kita tidak boleh mengonsumsi narkoba sesedikit apapun!! Pada akhirnya, nanti kita sendiri yang akan menyesal.